Pages

Friday, November 25, 2011

Catatan Orangutan

Gue adalah satu dari beberapa orangutan yang selamat dari amuk masa. gue dan orangutan lainnya aneh sama perilaku manusia-manusia stress yang tiba-tiba mukulin gue dan temen-temen gue. gue gak maling, gak ngejambret, apalagi nyopet tapi tetep aja gue dan spesies gue lainnya diburu sama manusia-manusia stress itu.

cerita tragis ini dimulai disuatu siang yang kelam dan mencekam dibawah terik ayam (maaf kalo gak ngerti ini gaya penulisan orangutan). siang itu gue sama temen-temen gue lagi maen bola dilapangan deket kebun sawit milik malaysia. kebetulan waktu itu lagi ngerayain hari kemerdekaan orangutan sedunia jadinya ada acara semacam 17an kalo di indonesia. di tempat gue ada lomba maen bola, lomba makan kerupuk, panjat sawit, dll. pokonya kaya 17an biasa laah..

naah, maen bola ini acaranya barengan sama yang namanya panjat sawit acaranya sama kaya panjat pinang tapi karena ditempat gue gak ada pinang jadinya panitia make sawit buat pengganti pinangnya. kan biasanya kalo panjat pinang hadiahnya ada sepeda, tipi, dll. kalo ditempat gue panjat sawit hadiahnya buah-buahan, beras, susu, sama sembako lainnya. karena kalo hadiahnya tipi juga percuma ditempat gue kaga ada listrik. jadi mau dicolokin kemana tuh kabel tipi? idung lo? (maaf agak emosi, trauma sama manusia.)

nah pas seru-serunya panjat pinang eh panjat sawit, tiba-tiba ada anak panah meluncur deras dan menancap tepat dipohon sawit yang lagi dijadiin tempat lomba. gue dan para pendudukpun serempak kaget dan mencoba menerka dari mana anak panah itu muncul. belum selesai dengan kekagetan dan kecapean (apa hubungannya?) kami, kami pun dikagetkan lagi dengan anak panah kedua yang lagi lagi menancap di pohon kelapa sawit yang sama. lalu kami pun serentak menoleh kearah si pelepas anak panah yang ternyata adalah orang-orang kampung yang biasa berburu. karena diliatin dengan mata membara seperti ingin menjilati si orang kampung itu, orang kampung itu pun berbalik arah dan balik karena gak mau dijilatin kaya ingus yang melambai-lambai bak nyiur dipantai yang terayun-ayun angin sejuk pantai yang tiada duanya. (kok nyambung ke pantai?) peduli ah.

BERSAMBUNG.... (hahaha ceritanya gak guna banget.)

Monday, November 21, 2011

tubegrip

tubegrip

Manusia: mahluk beradab?

berangkat dari kekeselan gw ngeliat, ngedenger dan meeee... menyimak tentang pembantaian orang utan dikalimantan, hati ini terpanggil untuk membuat sebuah tulisan yang walaupun kata orang bapuk yang penting menurut gw gak terlalu bapuk.

gw pengen bahas yang namanya manusia mahluk beradab yang bisa gak beradab kalo kebutuhan perut sama dibawah perut kaga bisa terpenuhi. mahluk benama manusia yang merupakan satu spesies sama gw ini intinya dibagi atas 2 bagian. yang baik ama yang jahat atau yang bajingan!!! yang baik itu kaya gw. mau nulis tulisan yang gak terlalu bapuk ini dan yang bajingan itu yang ngebantai orang utan. brengsek banget tuh orang gara-gara perut doang orangutan dibantai.

yang tambah bikin gw kesel menurut isu yang berkembang ternyata perusahaan milik MALINGSIA ada sangkut pautnya sama pembantaian ini. asu asu asu asu!!!

apaan ya? ga jelas? biarin ah. yang penting blog gw ada tulisannya.

Monday, October 24, 2011

Dari Libya sampai China

Tajuk berjudul kemanusiaan di muka bumi ini nampaknya sudah mulai pudar. belakangan mencuat tentang kasus lengsernya Moammar Khadafi dari kursi kepemimpinannya di Libya. Tentu seluruh masyarakat libya amat senang apalagi dengan lengsernya khadafi berarti seluruh penyiksaan dan ketidak adilan akan hilang dengan sendirinya (mungkin). tapi, di tengah-gegap gempita kegembiraan masyarakat :ibya ini, ada suatu hal yang ganjil yang membuat saya tak habis pikir dan bertanya bagaimana mungkin seorang manusia ingin menghapuskan penindasan terhadap manusia lain dengan cara menindas atau menyiksa manusia lain. terlepas dari semua kekejaman yang dibuat oleh khadafi, tindakan pihak oposisi libya yang menyeret, memukuli dan mencederai khadafi sampai berdarah-darah adalah tindakan yang tidak berperi kemanusiaan apalagi sampai diabadikan dan disebarkan keseluruh masyarakat di dunia lewat internet.

tak berhenti di libya, ketidak sadaran akan kemanusiaan ini juga terjadi di china. bagaimana mungkin seorang balita yang tertabrak dan tergeletak takberdaya di jalanan dibiarkan saja oleh orang-orang yang melintas dijalan itu. anak itu tak ayal dianggap seperti tikus yang mati dijalanan dan hanya dilihat saja tanpa ada orang yang mau bersusah suah hanya dengan menepikan atau meminta pertolongan agar anak itu tidak terlalu parah. bahkan bocah yang sudah terkapar itu masih harus dilindas mobil lain yang melewati jalan itu.

tidak hanya itu, kamis pkan lalu di negara yang sama ada seorang bocah yang yang tertabrak dan agar si sopir tidak membayar denda yang lebih tinggi ia menggilas sekali lagi sei bocah sampai mati. karena bayar denda/ kompensasi terhadap orang yg meninggal lebih kecil daripada harus dibawa ke rumahsakit

Libya dan China hanyalah dua contoh negara yang baru ketahuan sisi busuknya. tak tahu dinegara lainnya. emang manusia itu lebih bejat dari pada binatang!!!

Wednesday, October 12, 2011

PSSI

foto-persib-bandung-vs-sriwijaya-2.jpgKembali PSSI membuat kebijakan yang aneh dan terkesan GOBLOK! salah satu peraturan terbodoh yang dibuat PSSI adalah pembatasan nomor punggung pemain menjadi sampai nomor 50 saja. tentunya banyak pemain yang harus mengganti nomor punggung mereka seperti para pemain persib yakni Miljan Radovic yang awalnya bernomor 58 harus diganti 50 karena kesampahan PSSI ini.
berikut pemain persib yang harus berganti nomor punggung karena kebijakan bodoh PSSI:


Miljan Radovic 58 menjadi 50
M. Ilham 81 menjadi 17
Cecep Supriyatna 55 menjadi 32
Sigit Hermawan 69 menjadi 29

Monday, October 10, 2011

semesta berbisik

semesta berbisik lewat nyanyian jangkrik di malam hari

semesta berbisik lewat angin dingin di malam hari 

semesta berbisik lewat gelapnya malam hari 

semesta berbisik lewat cahaya bulan yg menerangi 

semesta berbisik lewat deru mobil yg jarang 

semesta berbisik lewat nyamuk yang menggigit 

semesta berbisik lewat awan pekat yang berkelana 

semesta berbisik lewat dengkuran lelap manusia 

semesta berbisik lewat suara nafas yang tak terdengar 

semesta berbisik lewat tetesan embun di daun-daun 

semesta berbisik, berbisik

Saturday, July 30, 2011

yuk kita korupsi!

yuk kita korupsi!
karna korupsi sudah seperti makan nasi
yuk kita korupsi!
kalo gak korupsi nanti nasinya basi
yuk kita korupsi!
karna kalo udah basi gak bisa dikonsumsi
yuk kita korupsi!
karna kalo udah gak bisa dikonsumsi kita bisa beli lagi

yuk kita korupsi!
karna kalo nasinya basi dan gak bisa dikonsumsi. kita bisa beli lagi..
dan pastinya pake duit korupsi..
note ini gak jelas??
biarin yang penting korupsi!!!